WARNA-WARNI PELANGI FORUM ANAK DAERAH KABUPATEN SANGGAU

resizedimage

Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten SANGGAU tahun 2015 di bentuk selama 3 hari di hotel melldy dari tanggal 7-9 April 2015. Serta dilantik pada tanggal 9 April 2015 di aula hotel melldy, dalam pelaksanaannya kegiatan FAD kami di fasilitasi oleh BP2KBPA, fasilitatornya dari sahabat kapuas dan FAD Kabupaten sanggau tahun 2014-2015. Ada pun hasil dari pembentukan ditingkat Kabuaten yaitu, terpilihnya 1 orang presiden dan 4 orang duta. Presiden FAD Kabupaten SANGGAU tahun 2015-2016 adalah AYU SITI AISYAH (SMA NEGERI 1 BEDUAI), serta 4 orang duta terpilih yaitu SINTA LORENZA (SMA NEGERI 2 SEKAYAM) duta pendidikan, ARISTO (DONBOSKO) duta partisipasi, PUJA YUTARI (SMA NEGARI 1 SANGGAU) duta perlindungan, dan NADIA KHAIRUNNISA PANGGABEAN (SMA NNEGERI 2 SANGGAU) duta kesehatan.

Dua minggu setelah pelantikan tepatnya tanggal 24-25 April 2015 kami mengadakan rapat untuk pertama kalinya FAD yang dilaksanakan selama 2 hari di hotel FAD tepatnya dikediaman bunda FAD tercinta kami ibu SRI HARTATI S.H agenda rapat kami kalaitu ialah pembentukan struktur organisasi tingkat Kabupaten dan rayon, membuat program kerja dan pelatihan fasilitator. Selama kegiatan kami difasilitasi oleh BP2KBPA dan fasilitatornya Hairun Aldani (Presiden FAD Kabupaten sanggau tahun 2014-2015) dan 3 orang dari Sahabat Kapuas.

Sepulang dari pelatihan tepatnya pada tanggal 27 April 2015 dengan penuh semanggat kami mengadakan sosialisasi di SMA NEGERI 2 SEKAYAM, yang bertemakan “Perjuangkan Hak Anak” yang diselingi dengan pengenalan FAD (Forum AnakDaerah) kepada siswa-siswi SMA NEGERI 2 SEKAYAM. Kegiatan ini dihadiri oleh 28 peserta, dan difasilitasi oleh pihak sekolah SMA NEGERI 2 SEKAYAM. Kegiatan ini difasilitatorkan oleh CRISTI YELLA HARIANZA (DUTA PERLINDUNGAN 2014-2015) dan SINTHA LORENZA (DUTA PENDIDIKAN 2015-2016), dengan dukungan dan motivasi dari pihak sekolah serta semangat yang luar biasa peserta, kegiatan ini dapat terlaksana.

Selanjutnya pada tanggal 28 April 2015 kami kembali mengadakan sosialisasi di SMA NEGERI 1 BEDUAI, yang bertemakan “Perjuangkan Hak Anak dan pengenalan FAD kepada siswa-siswi SMA NEGERI 1 BEDUAI”. Kegiatan ini dihadiri oleh 32 peserta dan difasilitatorkan oleh AYU SITI AISYAH (Presiden FAD 2015-2016) dan YULITA PENSA (Anggota FAD). Kegiatan sosialisasi ini difasilitasikan oleh pihak sekolah SMA NEGERI 1 BEDUAI, kegiatan ini dapat sukses dan terlaksana dengan sangat baik tentunya dengan semangat dan antusias yang luar biasa dari peserta dan para sahabat PIK-R GAMADIS yang turut berpartisipasi dalam jalannya kegiatan ini sehingga kegiatan ini dapat berjalan lancar dan sukses.

Setelah matangnya persiapan, 1 minggu kemudian kami pun melaksanakan pembentukan FAD tngkat rayon 3(Entikong,Sekayam,Noyan,Beduai,dan Kembayan) yang dilaksanakan digedung serba guna kecamatan ENTIKONG. Dengan penuh dukungan dari camat setempat Bpk. SUPARMAN S.pd.M.Si serta semanggat dari teman-teman panitia pelaksanaan kegiatan, yang diketuai oleh PUTRA PRABAMA SIREGAR (ketua FAD Rayon 3). Kegiatan ini difasilitatorkan oleh AYU SITI AISYAH (Presiden FAD 2015-2016), HAIRUN ALDANI (Presiden FAD 2014-2015), SHINTA LORENZA (Duta Pendidikan 2015-2016), CRISTI YELLA HARIANZA (Duta Perlindungan 2014-2015), YULITA PENSA (Anggota FAD 2015-2016), NORA KASIH (Anggota FAD 2015-2016), NUR FAZRIANI (Anggota FAD 2014-2015). Dengan keadaan dana yang minim saat itu kegiatan tetap sukses kami laksanakan dengan bantuan yang kami peroleh dari banyak pihak yang terkait. Walau dana yang kami keluarkan saat itu hanya berkisar Rp.120.000’,- dengan jumlah peserta sebanyak 38 orang dan keseluruhan peserta ditambah fasilitator sebanyak 46 orang. Kegiatan ini mendapat respon yang baik dari banyak kalangan dan FAD telah diakui keberadaannya oleh masyarakat. Kegiatan ini juga berdampak menumbuhkan sikap nasionalisme terhadap anak, menumbuhkan rasa kompak dan saling menghargai terhadap anak, dan terpilihnya SRI RADIANTI (SMA NEGERI 1 KEMBAYAN) sebagai ketua FAD tingkat rayon 3.

Dengan bermodalkan niat, bensin dan usaha. Bersama teman-teman kami kembali mengadakan kegiatan, namun kali ini ada yang sedikit berbeda dari kegiatan-kegiatan kami sebelumnya. Seperti yang sudah kami laksanakan diKabupaten tepatnya di kota Sanggau, di Kecamatan Entikong, Kecamatan seayam, dan Kecamatan Beduai. Kali ini kami akan melaksanakan kegiatan dipelosok negeri tercinta tepatnya diDusun KUBING dan Dusun beringgin, kegiatan ini memang kami fokoskan didaerah terpencil yang sulit dijangkau pemerintah tetapi terdapat banyak penduduk seperti perkampungan dayak golik (Dusun KUBING) dan perkampungan melayu (Dusun BERINGGIN) Kecamatan BEDUAI. Kegiatan ini berhasil kami laksanakan pada tanggal 8 mei 2015, demi lancarnya kegiatan kami telah membagi anggota menjadi 2 bagian. Karna jumlah anggota yang sedikit kami menjalin kerjasama dengan anak-anak BANTAR GUDEP PANGSUMA yang bertugas dikedua wilayah tersebut. Kegiatan yang kami laksanakan adalah kampanye gerakan 10 jari stop kekerasan terhadap anak kegiatan ini kami laksanakan diperkampungan atas dasar fakta yang berkembang dimasyarakat bahwasanya daerah ini kerap kali dijumpai kekerasan terhadap anak, KDRT, pelecehan terhadap anak, dan perkawinan dini oleh beberapa para remaja setempat. Fasilitator yang bertugas di Dusun KUBING adalah YULITA PENSA (Anggota FAD KAB.SANGGAU) ditemani oleh 5 orang bantara, dengan gendala yang tak menyurutkan semangat kami pada saat itu, walau diterpa hujan, jalan tanah yang licin, dan kubangan lumpur dimana-mana kami tetap semanggat menyusuri hutan dan perkebunan kelapa sawit milik masyarakat setempat. Dengan penuh perjuangan selama 1 jam perjalanan menelusuri naik-turun bukit terjal dan licin kami pun sampai ditempat tujuan dengan selamat. Selama 30 menit setibanya kami di Dusun KUBING kami usai melakukan persiapan dan kegiatan pun kami mulai laksanakan. Sama halnya dengan diDusun KUBING, di Dusun BERINGGIN pun demikian pula, hanya saja perjuangan yang dilakukan tuk mencapai lokasi perkampungan tidaklah sesulit di Dusun KUBING, Fasilitator yang bertugas diDusun BERINGGIN adalah AYU SITI AISYAH (Presiden FAD) ditemani oleh 6 orang bantara. Kegiatan ini turut disukseskan oleh anak-anak pramuka siaga SD NEGERI 8 KUBING dan anak-anak pramuka siaga SD NEGERI 1 BEDUAI. Kegiatan kami dikedua wilayah tersebut mendapat respon dan antusias yang luar biasa dari masyarakat dikedua perkampungan tersebut. Dengan penuh semanggat kegiatan ini pun sukses besar dan berjalan lancar sesuai degan yang kami ingginkan.

Perjuanggan kami menyalurkan hak anak dan menggumpulkan suara anak diwilayah 3T (Terluar, Terpencil, dan Terdepan) di Kabupaten sanggau tidak berhenti sampai disini, pada tanggal 14 Mei 2015 diKOTA PERBATASAN, Kecamatan ENTIKONG, tepatnya diDusun NEKAN dan Dusun PUNTI KAYAN. Kami kembali berkarya mengukir sejarah baru FAD Kabupaten SANGGAU, ini adalah kali pertama kami melaksanakan program berani membaca. Dengan dukungan dan motivasi dari camat ENTIKONG Bpk.SUPARMAN S.pd.M.Si beliau dengan senang hati meminjamkan mobil pintar sebagai sarana penunjang program kami tersebut tidak hanya itu kami juga turut bekerja sama dengan FORUM PEMERHATI PENDIDIKAN ANAK PERBATASAN. Tidak kalah serunya dengan perjuangan kami saat keDusun KUBING, disini kami pun kembali mempertaruhkan keselamatan dan berjuang menuju Dusun NEKAN dan Dusun PUNTI KAYAN. Daerah ini adalah perkampungan dayak yang mana kala itu disini masyarakatnya sedang mempersiapkan gawai dayak (pesta padi). Dengan menulusuri jalan tanah yang sedikit berbatu, terdapat beberapa kubangan lumpur, dan jalan terjal naik-turun bukit menggunakan mobil pintar menelusuri perkebunan sahang,karet, kelapa sawit, dan sabang merah milik warga, kami pun akhirnya sampai ditempat tujuan dengan selamat. Dengan antusias dan semangat anak-anak untuk belajar program ini pun berjalan lancar dengan hasil yang sangat memuaskan. Kegiatan ini kami laksanakan di paut KINYO (Dusun NEKAN) dan lapangan terbuka di tengah-tengah perkampungan warga Dusun PUNTI KAYAN. Melihat semangat belajar anak-anak tersebut masyarakat pun meminta bantuan kepada kami agar program ini dapat terus berlanjut. Alhasil kegiatan ini pun dapat kami lanjutkan hingga kini, dan sekarang rutin kami laksanakan setiap 1 minggu 3 kali di tiga Dusun yaitu Dusun NEKAN, Dusun PUNTI KAYAN, dan Dusun SEMENG.

Tiada kata yang lebih membahagiakan saat melihat senyum dan tawa yang tulus dari banyak orang. Bersama FAD kami telah menemukan arti persahabatan, kekeluargaan, kekompakan, dan yang pasti bersama FAD kami telah menemukan secercah harapan untuk memeajukan daerah kami menjadi Sanggau Kota layak anak, selain itu bersama teman-teman kami secara tidak langsung terdidik menjadi tunas muda yang bertanggung jawab, jujur, peka terhadap lingkungan dan orang sekitar, serta kreatif. Ada banyak harapa anak-anak didaerah yang terisolir ini, mereka yang mendambakan bangku sekolah, mendambakan adanya jalan yang mulus, anak-anak rela berjalan berkilo-kilo meter melewati jalan yang mengancam keselamatan hingga sampai sekolah, belajar dikala malam hari menggunakan pelita karna tak ada listrik, mendambakan kebebasan untuk menyalurkan bakat, bersekolah, bebas dari kekerasan baik itu kekerasan fisik maupun psikis. Di FAD ini kami memiliki impian dan segenap harapan dari banyak kalangan masyarakat, yaitu terciptanya lingkungan ramah anak, adanya sekolah yang memadai dan tumbuhnya anak-anak serta remaja yang bermoral dan peduli lingkungan. Untuk mencapai ini semua tentunya tidak mudah bagi kami, namun juga tidak menutup kemungkinan bahwa kami bersama teman-teman FAD KABUPATEN/RAYON/KECAMATAN dan segenap dukungan dari masyarakat, camat, kades, dan tentunya BP2KBPA yang senantiasa memotifasi dan mendukung stiap program dan kegiatan yang kami selengarakan, kami bisa dan mampu mewujudkan SANGGAU menjadi KOTA LAYAK ANAK, yang telah kami prioritaskan terwujud pada tahun 2019 kelak.

Dari semua kegiatan yang telah terlaksana masih ada banyak program yang belum bisa kami laksanakan untuk sementara waktu, dikarenakan kami masih membutukan banyak bantuan dan usaha untuk mendapatkan dana yang cukup guna melaksanakan program kerja selanjutnya yaitu “Sanggar Multi Talenta”. Tidak hanya itu masih banyak hari-hari besar yang akan kami laksanakan dikemudian hari. Walau kami bersama teman-teman FAD lainya diberbagai daerah sangup untuk melaksanakan kegiatan, namun apa daya tangan tak sampai jika dana tak memungkinkan untuk melaksanakan kegiatan yang besar. Didalam FAD kami selalu diajarkan untuk menjadi orang yang sederhana, oleh karena itu walau kami kekurangan dana kami akan tetap berusaha dengan penuh semangat dan kekompakan dengan “NIAT, BENSIN, DAN USAHA”. Walau kegiatan yang kami laksanakan hanyalah kegiatan yang sederhana, semoga dapat selalu bermanfaat bagi banyak orang khususnya pada anak-anak dan remaja, karna kegiatan FAD ini bukan hanya semata-mata sebagai wujud dari partisipasi anak mewujudkan SANGGAU KOTA LAYAK ANAK, namun kegiatan-kegiatan ini juga memiliki tujuan lain yaitu, untuk menumbuhkan sikap nasionalisme dan cinta tanah air yang semakin hari semakin luntur pada generasi muda. Tidak hanya itu kegiatan dan program kerja yang kami laksanakan juga bertujuan untuk membentuk moral pada anak-anak dan remaja. Yang mana kita tahu bahwa INDONESIA saat ini sedang dijajah Moral tunas mudanya atau yang lebih kita kenal dengan KRISIS MORAL. Sehingga perlu adanya suatu tindakan pencegahan dan wadah untuk anak menyampaikan aspirasi/suaranya serta pengembangan kreatifitas. Semoga dengan adanya FAD ini dapat menjadi salah satu wadah mewujudkan generasi muda yang jujur, bertanggung jawab, memiliki rasa nasionalisme yang tinggi untuk itu kami masih memerlukan banyak dukungan serta bantuan dari banyak pihak khususnya pada pemerintah daerah maupun pemerintahan negara.

BUKTI NYATA KEGIATAN FORUM ANAK DAERAH KABUPATEN SANGGAU YANG TELAH KAMI LAKSANAKAN
DIBERBAGAI DAERAH MULAI DARI TINGKAT KABUPATEN, RAYON, KECAMATAN, HINGGA DAERAH TERISOLIR 3T(TERLUAR,TERPENCIL,DAN TERDEPAN) PADA TINGKAT DUSUN

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *